• bg1
  • bg1
    Kantor Bupati Jembrana

    Jl. Surapati No 1 Kec. Jembrana Kab. Jembrana Prov. Bali. Telp. (0365) 41210 Fax: (0365) 41010

  • bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
    Pura Jagat Natha,

    sebagai lokasi dari Kebun Raya Jagatnatha yang akan dibangun dengan konsep tematik

  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

27.  SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL                         ( SIUP-MB )
  • Peraturan Menteri Perdagangan No. 53/M-DAG/PER/12/2010 tentang Perubahan atas Peraturan menteri Perdagangan Nomor : 43/M-DAG/PER/9/2009 tentang Ketentuan Pengadaan, Pengedaran, Penjualan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol ( SIUP-MB ) adalah surat izin yang diberikan oleh Bupati untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan khusus minuman beralkohol golongan B dan golongan C.

Minuman beralkohol dikelompokkan dalam golongan :
a.     Golongan A, kadar ethanol (C2H5OH) 1 % sampai dengan 5 %
b.     Golongan B, kadar ethanol (C2H5OH) lebih dari 5 % sampai dengan 20 %.
c.     Golongan C, kadar ethanol (C2H5OH) lebih dari 20 % sampai dengan 55 %

Khusus bagi perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan minuman beralkohol golongan A cukup memiliki SIUP dan tidak diwajibkan memperoleh SIUP-MB.
SIUP-MB maupun SIUP tidak dapat dialihkan kepada pihak lain.

SIUP-MB golongan B dan C diberikan kepada :
1.     Penjual ( penjualan langsung untuk diminum ), yaitu :

  • Hotel berbintang 3 (tiga), 4 (empat) dan 5 (lima),
  • Restoran dengan tanda Talam Kencana dan Talam Selaka dan atau,
  • Bar termasuk Pub dan Klab Malam.

2.     Pengecer, yaitu : supermarket, swalayan, mall, dept store yang ditetapkan oleh Bupati.

Izin mengecer minuman beralkohol golongan A dapat diberikan untuk toko, supermarket, swalayan, mall, dept store yang ditetapkan oleh Bupati.
Izin menjual langsung untuk diminum ditempat untuk minuman beralkohol golongan A hanya diberikan untuk diminum di hotel, bar, restoran, warung wisata yang ditetapkan oleh Bupati.

Setiap orang atau perusahaan dilarang menjual secara eceran dalam kemasan minuman beralkohol golongan A, B dan C dan/atau menjual langsung untuk diminum di tempat, dilokasi sebagai berikut :

  1. Gelanggang remaja, kaki lima, terminal, stasiun, kios-kios kecil, penginapan remaja dan bumi perkemahan.
  2. Tempat yang berdekatan dengan  tempat ibadah, sekolah, rumah sakit dan pemukiman.
  3. Tempat tertentu lainnya yang ditetapkan oleh Bupati dengan memperhatikan kondisi daerah.

Di wilayah Kabupaten Jembrana tertutup untuk penanaman modal dibidang usaha sektor sekunder minuman keras/minuman beralkohol golongan B dan C.

Persyaratan :
Mengajukan permohonan dengan mengisi formulir SIUP-MB, melampirkan ;
1.     Bagi penjual langsung melampirkan :

  1. Copy akta pendirian perusahaan jika berbadan hukum ( perseroan terbatas, perseroan komanditer, firma dan koperasi ).
  2. Copy pengesahan dari Menteri Kehakiman dan HAM jika berbentuk Perseroan Terbatas ( PT ) dan Pengadilan Negeri setempat dimana lokasi perusahaan berada jika berbentuk Perseroan Komanditer ( CV ) dan Dinas/Instansi Teknis jika berbentuk Koperasi.
  3. Copy Persetujuan Prinsip.
  4. Copy Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ).
  5. Surat Izin Instansi teknis.
  6. Rekomendasi lokasi keberadaan perusahaan khusus minuman beralkohol dari Camat setempat dengan mendapatkan pertimbangan dari desa.
  7. Copy NPWP/NPWP
  8. Copy KTP pemohon
  9. Copy SIUP ( Surat Izin Usaha Perdagangan )
  10. Copy TDP ( Tanda Daftar Perusahaan ).
  11. Pas photo berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar.

2. Untuk pengecer melampirkan :

  1. Copy akta pendirian perusahaan jika berbadan hukum ( perseroan terbatas, perseroan komanditer, firma dan koperasi ).
  2. Copy pengesahan dari Menteri Kehakiman dan HAM jika berbentuk Perseroan Terbatas ( PT ) dan Pengadilan Negeri setempat dimana lokasi perusahaan berada jika berbentuk Perseroan Komanditer ( CV ) dan Dinas/Instansi Teknis jika berbentuk Koperasi.
  3. Copy Persetujuan Prinsip.
  4. Copy Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ).
  5. Surat Izin Instansi teknis.
  6. Rekomendasi lokasi keberadaan perusahaan khusus minuman beralkohol dari Camat setempat .
  7. Copy NPWP/NPWP
  8. Copy KTP pemohon
  9. Copy SIUP ( Surat Izin Usaha Perdagangan )
  10. Copy TDP ( Tanda Daftar Perusahaan ).
  11. Pas photo berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 (tiga) lembar.

Obyek Retribusi :
Obyek retribusi adalah pemberian izin untuk melakukan penjualan minuman beralkohol di suatu tempat tertentu.

Masa berlaku SIUP MB :

  1. SIUP-MB berlaku untuk jangka waktu 3 ( tiga ) tahun dan dapat diperpanjang serta didaftar ulang setiap tahunnya.
  2. Perpanjangan SIUP-MB disampaikan selambat-lambatnya 3 ( tiga ) bulan sebelum masa berlakunya habis.

Izin tidak berlaku lagi atau dicabut, karena :

  • Atas permohonan sendiri
  • Masa berlaku izin sudah habis
  • Melanggar ketentuan/tidak memenuhi persyaratan dalam izin, dan atau mengganggu ketertiban umum.

 

Kembali

Berita SKPD

...

Kegiatan fasilitasi peningkatan kapasitas mitra kerja dan stakehokder dalam implemtasi peogram KKBPK dan uji petik ... selengkapnya...

Posted: 28 Apr 2017 by ppkb (dilihat 12097 kali)




Pesan Singkat

transparansi

rencana

realisasi

kinerja

evaluasi

 
Web Links