• bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
    Pura Jagat Natha,

    sebagai lokasi dari Kebun Raya Jagatnatha yang akan dibangun dengan konsep tematik

  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

WUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN NASIONAL, PEMKAB JEMBRANA LUNCURKAN SEJUMLAH PROGRAM UNGGULAN.

08 Sep 2017 - Posted by: humas (dilihat 85 kali)

Dalam meningkatkan ketahanan pangan utamanya pada ketersediaan pangan untuk mewujudkan Swasembada Pangan Nasional Pemkab Jembrana telah berupaya untuk mewujudkannya dengan mencarikan solusi berupa sejumlah program – program unggulan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha saat menyampaikan sambutannya dalam apel rutin yang di gelar di Taman Pecangakan tadi pagi (4/9).


Dalam sambutan tersebut Bupati Artha menyampaikan dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional Pemkab Jembrana telah berupaya membantu mencarikan solusi antara lain memberikan bantuan benih, pupuk bersubsidi, program Upaya Khusus Padi Jagung Kedelai (Upsus Pajale), Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab), Gempita, dana talangan, bantuan prasarana dan sarana pertanian, alat mesin pertanian, alat fermentasi, infrastruktur jaringan irigasi pertanian, jalan usaha tani, dam parit, Embung, sumur bor dan lain – lain.


“Selain itu Perda no 5 tahun 2015 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan untuk mempertahankan luas pertanian sawah kita dalam meningkatkan luas pertanian sawah dalam meningkatkan ketahanan pangan. Selanjutnya kita akan mencoba mengembangkan padi unggul, padi hibrida, padi salibu, padi haston serta pengembangan bibit kakao unggul super untuk mendorong perkebunan kakao kita yang telah mendapatkan sertifikat UTZ agar mendapat kepercayaan yang lebih baik lagi dalam perdagangan Internasional” kata Artha.


Lanjut menurut Artha melihat kondisi, permasalahan petani serta solusi yang telah diupayakan untuk meringankan beban para petani kita pada kesempatan itu Artha meminta kepada OPD terkait terus berupaya dan berinovasi menciptakan program – program pro petani untuk meningkatkan kesejahteraannya. “Dan untuk menekan alih fungsi lahan maka peran kelihan subak perlu di tingkatkan” kata Artha.


“Pada kesempatan ini pula saya selaku pimpinan daerah mengucapkan terima kasihnya kepada pejabat dan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana atas kesungguhan dalam melaksanakan setiap program kegiatan” pungkas Artha dihadapan peserta Apel yang dihadiri Wabup Kembang Hartawan, Sekda Made Sudiada, kepala – kepala OPD Pemkab Jembrana, dan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Jembrana. ( adi/humas)

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
Pejabat Eselon III Jembrana Berebut Jadi "Pemimpin"
Buka Rakor Kepegawaian, Wabup Ingatkan Masalah "Klasik" Pegawai
WABUP KEMBANG : HARAPKAN SEMUA GANG DI KOTA NEGARA DI TATA ASRI
Dukung Ekowisata, Bupati Artha Lepas Liarkan Curik Bali
PARIPURNA DPRD, EKSEKUTIF AJUKAN TIGA RANPERDA
Jembrana Borong Penghargaan di Bidang Kesehatan
Sedot APBD Rp. 2,3 M Lebih, Sirkuit Mekepung Di Pantau Bupati Artha

Berita SKPD


transparansi



Pesan Singkat

transparansi

rencana

realisasi

kinerja

evaluasi

 
Web Links
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'