Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

BUPATI ARTHA SAMPAIKAN PENDAPAT TERHADAP RANPERDA TENTANG DESA WISATA

10 Apr 2018 - Posted by: humas (dilihat 267 kali)

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jembrana di gelar tadi pagi (9/4) di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana. Rapat yang di pimpin oleh Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa, dihadiri oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, 27 dari 35 anggota dewan (termasuk 3 pimpinan), anggota Forkopimda, Kepala – kepala OPD Pemkab Jembrana. Pada rapat tersebut Bupati Artha menyampaikan Pendapat terhadap Ranperda tentang Desa Wisata.

Menurut Artha, Ranperda tentang Desa Wisata tersebut berhubungan erat dan saling terkait dengan salah satu ranperda yang disampaikan Bupati Artha pada Rapat Paripurna I Masa Persidangan II Tahun Sidang 2017/2018 yaitu Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2018 dan 2032.

Artha mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi tingginya kepada DPRD Jembrana atas inisiatifnya untuk menyampaikan rancangan perda tersebut pada masa persidangan ini. “Hal ini secara eksplisit menunjukkan bahwa Dewan yang terhormat memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan fungsi legislasi yang diembannya. Disamping itu hal ini merupakan bukti nyata bahwa eksekutif dan legislative memiliki sinergitas dan komitmen memajukan sektor pariwisata Jembrana dengan semangat kolektif dan gotong royong” kata Artha.

Artha meyakini dengan sinergitas dan komitmen ini, kita akan mampu mewujudkan impian untuk menjadikan Kabupaten Jembrana sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang diperhitungkan di Bali sejajar dengan daerah – daerah lainnya. “Jika Impian ini terwujud, tentu akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Jembrana. Demi Jembrana, kita harus bersatu, bergotong royong, berjalan beriringan, saling bahu – membahu, dan berkolaborasi layaknya instrument music sehingga akan tercipta kebersamaan dan keterpaduan yang indah untuk mewujudkan cita – cita bersama untuk Jembrana” ujar Artha.

Pada kesempatan tersebut Artha juga menyampaikan perlunya dilakukan penyempurnaan format dan teknik penulisan disesuaikan dengan teknik penyusunan peraturan perundang – undangan sebagaimana diatur pada angka 19 Lampiran II UU no 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang – Undangan. “Disamping itu, sinkronisasi dan kesesuaian pasal perlu disempurnakan. Secara detail, penyempurnaan format, teknik penulisan, dan singkronisasi antar pasal perlu kiranya kita bahas secara lebih intensif” ungkapnya.

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
Pencari Kerja Di Jembrana Di Latih
Tingkatkan Kesejahteraan Sektor Perikanan dan Pertanian, Pemerintah Berikan Bantuan
KASEK SE-JEMBRANA DAPAT PELATIHAN MOTIVASI
Wajib Berbahan Ramah Lingkungan, Lomba Ogoh-Ogoh Kembali Digelar
PULUHAN OGOH – OGOH MINI “SERBU” KANTOR BUPATI JEMBRANA
Bupati Artha dan Wabup Kembang Pantau Pelaksanaan Melasti di Jembrana
Kunjungi Warga Kurang Mampu, Bupati Artha Beri Bantuan

Berita OPD

Kampung KB...

Pertemuan kelompok kerja di kampung KB bertempat di Kantor Lurah Loloan Timur dan Kantor Desa Tegalbadeng Timur. P ... selengkapnya...

Posted: 19 Feb 2019 by ppkb (dilihat 63 kali)

MUPEN di Desa TB Barat...

Melakukan KIE kepada Masyarakat melalui Pemutaran Film Program KKBPK di Kampung KB Desa Tegal Badeng Barat ,salah s ... selengkapnya...

Posted: 15 Feb 2019 by ppkb (dilihat 72 kali)

TKBK...

Pelayanan Tim KB Keliling di Puskesmas II Jembrana dengan hasil 1 Akseptor baru, ganti cara 2 , bongkar pasang 1 ... selengkapnya...

Posted: 15 Feb 2019 by ppkb (dilihat 38 kali)

BALAI PENYULUHAN KB...

Kegiatan Penyuluhan Bantuan Operasional KB (BOKB) di Balai Penyuluhan KB dikecamatan Melaya dan Kecamatan Negara ... selengkapnya...

Posted: 15 Feb 2019 by ppkb (dilihat 54 kali)


transparansiAkuntabilitas Pemerintah



Pesan Singkat

 
Web Links
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'