• bg1
  • bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

LOMBA BURUNG BERKICAU SEBAGAI DAYA TARIK WISATA

14 Mei 2018 - Posted by: humas (dilihat 72 kali)

Lomba Burung Berkicau bisa menjadi salah satu magnet wisatawan untuk datang ke Jembrana, hal itu diungkapkan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha pada seremoni pembukaan acara Lomba Burung Berkicau Kapolres Cup yang dilaksanakan di Taman Pecangakan, minggu (13/5). Lebih jauh Bupati Artha mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya lomba burung berkicau ini memberikan kontribusi positif pada pariwisata Jembrana. “Bila rutin dilaksankan, kegiatan ini bisa menjadi suatu atraksi daya tarik wisata Jembrana bagi para Kicau Mania, apalagi tadi disebutkan oleh panitia bahwa peserta berasal dari Jawa dan Bali, tentu ini menjadi bukti bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi geliat pariwisata di Jembrana” ujarnya. Tak lupa bupati Artha berharap agar apa yang menjadi tujuan lomba dapat tercapai dan diharapkan para peserta untuk memnjunjung tinggi sportifitas dan Fair play.



Kegiatan yang diprakarsai oleh Polres Jembrana ini dilaksanakan untuk memperingati HUT Bhayangkara ke 72 yang jatuh pada tanggal 1 Juni. “melanjutkan tradisi yang sudah ada di Polres Jembrana, kita laksanakan kini untuk yang ke 7 kalinya sebagai penyemarak HUT Bhayangkara yang juga sebagai ajang silaturahmi bagi para Kicau Mania” Ujar Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih. Dalam sambutannya, Kapolres Jembrana mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus illegal logging dan perburuan liar yang mempengaruhi berkurangnya populasi Burung khususnya pada jenis burung yang dilindungi oleh undang-undang. Selain itu Kapolres berpesan agar masyarakat ikut menjaga kelestarian populasi burung dimulai dari lingkungan sekitar. “bagi masyarakat khususnya pecinta burung, bila mengetahui di sekitarnya ada yang memelihara burung langka, segera laporkan kepada petugas” ucapnya menutup sambutan.



Sementara ketua panitia lomba burung berkicau ,Didik Widyatmoko mengatakan lomba kali ini mempertandingkan 29 kelas dan diikuti oleh 450 lebih peserta dari jawa dan bali dengan 29 kelas dipertandingkan dalam “itu baru peserta yang booking nomer, belum peserta yang mendaftar di tempat” ucap AKBP Budi. Pemenang lomba diumumkan langsung setelah burung pada tiap kelas di adu,"paparnya. (Janu/humas)

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
RAPAT TIM TERPADU PENANGANAN KONFLIK SOSIAL BUPATI ARTHA : PENGAMANAN PASCA AKSI TEROR DAN JELANG HARI RAYA HARUS LEBIH INTENSIF.
Kunjungan kerja Di Desa Berangbang Dan Desa Kaliakah , Bupati Artha Minta Jaga Keamanan
SERAHKAN SANTUNAN KORPRI, BUPATI ARTHA AJAK TINGKATKAN KONTRIBUSI
APEL PERINGATAN HARKITNAS KE 110, BUPATI ARTHA BERTINDAK SEBAGAI INSPEKTUR
Sikapi Aksi Terorisme, Bupati Artha Imbau Agar Masyarakat Tetap Tenang dan Jaga Kerukunan Beragama
LOMBA BURUNG BERKICAU SEBAGAI DAYA TARIK WISATA
BUKA RAKERCAB PRAMUKA KWARCAB JEMBRANA, WABUP KEMBANG : PRAMUKA HARUS MENGASYIKKAN.

Berita OPD


transparansiAkuntabilitas Pemerintah



Pesan Singkat

 
Web Links
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'