Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

Wajib Berbahan Ramah Lingkungan, Lomba Ogoh-Ogoh Kembali Digelar

15 Mar 2019 - Posted by: humas (dilihat 381 kali)

Ogoh-ogoh sebagai ekpresi kreatif masyarakat Bali menyambut Hari Raya Nyepi, kembali diperlombakan antar sekehe teruna se-Kabupaten Jembrana.

Sebanyak 15 ogoh-ogoh hasil seleksi dari lima kecamatan turut serta dalam lomba tahun ini yang digelar didepan catus pata Kantor Bupati Jembrana , Rabu 6/3. Kali ini panitia mewajibkan peserta menggunakan bahan ramah lingkungan sebagai material utama pembuatan ogoh-ogoh. Panitia melarang keras penggunaan strofoam maupun bahan plastik dan sejenisnya.

Pelaksanaan lomba yang disaksikan langsung Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih , Dandim 1617 Jembrana Letkol Djefry Marsono Hanok serta pimpinan OPD dilingkup Pemkab Jembrana, ini juga wujud nyata serta komitmen pemkab Jembrana secara berkesinambungan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menunjukan kreatifitasnya. Selain itu guna menumbuhkan kebersamaan serta rasa keindahan.

Dikatakan I Wayan Sutardi , Kabid Kebudayaan Jembrana sekaligus ketua panitia lomba, ogoh-ogoh dibuat diwajibkan mencirikan bhutakala dengan tema-tema kreatif sebagai perlambang sifat negatif. “ Lomba tahun ini kami bekerjasama dengan sabhya yowana, majelis madya serta camat se-Jembrana.Sebelumnya sosialisasi lomba serta tim pemantau juga sudah turun kemasing-masing kecamatan memberi penilaian. Hasil pemantauan itulah yang kita perlombakan hari ini, diikuti 15 perwakilan ogoh-ogoh,”ujar Sutardi .

Selain berbahan yang ramah lingkungan seperti ulatan, kayu, bambu, landasan Penilaian estetika lainnya yang menjadi dasar penilaian adalah , komposisi bentuk dan aksesoris,kreatifitas rancangan serta ornamentasi, serta ekpresi dan penampilan karakter.

Panitia juga memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta melakukan dispalay selama lima menit, berupa fragmentari sesuai cerita. Penampilan ini juga masuk penilaian, bobotnya 10 persen. Sisanya penilaian ogoh-ogoh 80 persen serta unsur tabuh 10 persen.
Penampil ogoh-ogoh terbaik , disiapkan hadiah sebesar Rp 6 juta. Juara kedua Rp 5 juta, juara ketiga Rp 4 juta .

Sementara untuk juara harapan I dan II masing-masing Rp 2juta. Sebelumnya masing-masing ogoh-ogoh yang tampil juga diganjar jasa pementasan, masing-masing sebesar Rp.5 juta.

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
Dinas Koperindag Jembrana Gencarkan Sosialisasi E-retribusi ke Pasar-Pasar
BUPATI ARTHA AJAK PERANGKAT DESA AWASI PROGRAM BEDAH RUMAH
HADIRI BAKTI KESEHATAN POLRI, BUPATI ARTHA APRESIASI SETINGGI – TINGGINYA
DISPARBUD JEMBRANA LATIH PULUHAN PEMANDU WISATA DESA DAN PERKOTAAN
JEGOG JEMBRANA MERIAHKAN PEKAN BUDAYA NASIONAL 2019
LIMA KALI WTP BERTURUT-TURUT, PEMKAB JEMBRANA DIGANJAR PENGHARGAAN
WABUP KEMBANG TINJAU BETONISASI DI PENDEM

Berita OPD



Web Links
border='0'border='0'border='0'border='0'