Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

Wajib Berbahan Ramah Lingkungan, Lomba Ogoh-Ogoh Kembali Digelar

15 Mar 2019 - Posted by: humas (dilihat 258 kali)

Ogoh-ogoh sebagai ekpresi kreatif masyarakat Bali menyambut Hari Raya Nyepi, kembali diperlombakan antar sekehe teruna se-Kabupaten Jembrana.

Sebanyak 15 ogoh-ogoh hasil seleksi dari lima kecamatan turut serta dalam lomba tahun ini yang digelar didepan catus pata Kantor Bupati Jembrana , Rabu 6/3. Kali ini panitia mewajibkan peserta menggunakan bahan ramah lingkungan sebagai material utama pembuatan ogoh-ogoh. Panitia melarang keras penggunaan strofoam maupun bahan plastik dan sejenisnya.

Pelaksanaan lomba yang disaksikan langsung Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih , Dandim 1617 Jembrana Letkol Djefry Marsono Hanok serta pimpinan OPD dilingkup Pemkab Jembrana, ini juga wujud nyata serta komitmen pemkab Jembrana secara berkesinambungan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menunjukan kreatifitasnya. Selain itu guna menumbuhkan kebersamaan serta rasa keindahan.

Dikatakan I Wayan Sutardi , Kabid Kebudayaan Jembrana sekaligus ketua panitia lomba, ogoh-ogoh dibuat diwajibkan mencirikan bhutakala dengan tema-tema kreatif sebagai perlambang sifat negatif. “ Lomba tahun ini kami bekerjasama dengan sabhya yowana, majelis madya serta camat se-Jembrana.Sebelumnya sosialisasi lomba serta tim pemantau juga sudah turun kemasing-masing kecamatan memberi penilaian. Hasil pemantauan itulah yang kita perlombakan hari ini, diikuti 15 perwakilan ogoh-ogoh,”ujar Sutardi .

Selain berbahan yang ramah lingkungan seperti ulatan, kayu, bambu, landasan Penilaian estetika lainnya yang menjadi dasar penilaian adalah , komposisi bentuk dan aksesoris,kreatifitas rancangan serta ornamentasi, serta ekpresi dan penampilan karakter.

Panitia juga memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta melakukan dispalay selama lima menit, berupa fragmentari sesuai cerita. Penampilan ini juga masuk penilaian, bobotnya 10 persen. Sisanya penilaian ogoh-ogoh 80 persen serta unsur tabuh 10 persen.
Penampil ogoh-ogoh terbaik , disiapkan hadiah sebesar Rp 6 juta. Juara kedua Rp 5 juta, juara ketiga Rp 4 juta .

Sementara untuk juara harapan I dan II masing-masing Rp 2juta. Sebelumnya masing-masing ogoh-ogoh yang tampil juga diganjar jasa pementasan, masing-masing sebesar Rp.5 juta.

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
Gelar Mitigasi Bencana Bupati Artha Puji Kinerja Tagana
JELANG PEMILU, BUPATI ARTHA AJAK JAGA KETERTIBAN DAN HINDARI GOLPUT.
Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, Bupati Artha: Pilpres Dan Pileg Aman Sekala Niskala
Gubernur Koster Launching Akses Wifi Gratis di Jembrana
Wabup Kembang Hartawan buka Smandan Cup II "Futsal & Dance Competition
Wabup Kembang Hartawan Ajak Milenial Belajar Literasi Digital
TUJUH BUAH SEPESIFIK JEMBRANA PEROLEH SERTIFIKASI DARI KEMENTERIAN PERTANIAN RI

Berita OPD

Kampung KB...

Pertemuan kelompok kerja di kampung KB bertempat di Kantor Lurah Loloan Timur dan Kantor Desa Tegalbadeng Timur. P ... selengkapnya...

Posted: 19 Feb 2019 by ppkb (dilihat 290 kali)

MUPEN di Desa TB Barat...

Melakukan KIE kepada Masyarakat melalui Pemutaran Film Program KKBPK di Kampung KB Desa Tegal Badeng Barat ,salah s ... selengkapnya...

Posted: 15 Feb 2019 by ppkb (dilihat 299 kali)


transparansiAkuntabilitas Pemerintah



Pesan Singkat

 
Web Links
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'