Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

PELESTARIAN BUDAYA LOMBA MAKEPUNG LAMPIT KEMBALI DIGELAR

01 Des 2019 - Posted by: humas (dilihat 26 kali)

Jembrana - Lomba Mekepung Lampit 2019 di selenggarakan Minggu (1/12) pagi di Sirkuit Makepung Lampit Subak Tegalwani Pangkung Jajung Cibunguran, Desa Kaliakah, Negara. Event yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini tak hanya disaksikan oleh ribuan penonton lokal maupun wisatawan asing, juga menarik perhatian ratusan fotografer untuk mengabadikan Lomba Makepung Lampit yang identik dengan lumpur. Perlombaan yang diiringi gamelan Jegog ini dibuka oleh Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Turut hadir Sekda Jembrana, Made Sudiada beserta sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Jembrana.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang sudah memasuki musim penghujan, pada perlombaan kali ini meski belum musim hujan perlombaan Makepung Lampit tetap dilaksanakan dan berlangsung lancar dengan memanfaatkan air bendungan kaliakah yang bersebelahan dengan lokasi sirkuit.
Sembunyikan kutipan teks

Koordinator Sekaa Makepung Made Mara mengatakan makepung lampit menggunakan teknik perlombaan yang beda dengan makepung darat yang menggunakan kendaraan cikar, sedangkan makepung lampit menggunakan lampit (alat bajak sawah tradisional) yang kini sudah jarang ditemui. Selain itu sirkuit atau lintasannya harus diareal persawahan berair dan berlumpur. "Makepung Lampit merupakan agenda penutup dalam perlombaan Makepung di Jembrana yang diadakan setiap tahunnya. Sebagai sekaa makepung, kami berharap Makepung di Jembrana bisa terus terlaksana dan tetap lestari sebagai warisan tradisi budaya lokal Jembrana" ujarnya.

Dalam perlombaan kali ini, Mekepung Lampit diikuti oleh 29 peserta memperebutkan hadiah senilai total Rp 25 juta. Juara Pertama diraih oleh Sekaa Makepung Tunjung Putih asal Banjar Pangkung Jajang, Desa Tukadaya, Melaya dan mendapatkan trophi dan uang pembinaan senilai Rp 7 Juta. Diikuti oleh Juara kedua diraih Sekaa Makepung Panca Pandawa, Juara Ketiga diraih Luh Sri Natalia, Juara keempat Cak Mendol dan Juara Kelima diraih oleh Putu Yogi.

Sementara Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan Makepung Lampit merupakan tradisi lokal masyarakat agraris warisan leluhur di Jembrana yang memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri yang patut kita lestarikan. "Kedepan Event Mekepung Lampit ini akan kita laksanakan juga di areal sawah lainnya. Seperti di Rambutsiwi akan kita adakan rutin disana, dan tentu dengan acara yang lebih bervariatif lagi. Event ini kita harapkan juga lebih menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara datang ke Jembrana" tandasnya. (yogi/humasjembrana)

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
TAHUN INI JEMBATAN PERGUNG-POHSANTEN DIBANGUN
TANAM 10.000 POHON, WABUP KEMBANG AJAK MASYARAKAT JAGA KELESTARIAN HUTAN
Rampung Tahun 2019, SDN 6 Dauhwaru Usulkan Penambahan Ruang Belajar 2020
GELAR RAT , KPN SATYA BAKTI, BUKUKAN PENDAPATAN BERSIH Rp.325 JUTA
9 TAHUN , SELESAIKAN JALAN 720 KM
UPAYA PEMKAB JEMBRANA TINGKAT PRODUKTIVITAS TERNAK Tingkatkan Jumlah Dokter Hewan , Gratiskan Pemeriksaan diHari kerja
JELANG LAUNCHING , BUPATI TINJAU RSU NEGARA

Berita OPD



Web Links
border='0'border='0'border='0'border='0'