Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

Bali resik di Pengambengan, Sekda Ajak waspadai penyebaran DBD

16 Mar 2020 - Posted by: humas (dilihat 37 kali)

Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Kabupaten Jembrana dipusatkan di Pura Segara Pantai Pengambengan Negara, Sabtu (14/3). Selama kegiatan ini berlangsung, terkumpul sampah sebanyak 909 kg.

Gerakan yang digelar serentak dengan melibatkan masyarakat umum, pelajar, pegawai BUMD, ASN, TNI/Polri, dan kelompok peduli lingkungan menyasar 5 lokasi yakni, di Pantai Pangkung Jukung (Kecamatan Pekutatan), Pantai Delodberawah (Kecamatan Mendoyo), Pantai Yehkuning dan Pura Segara Pantai Pengambengan (Kecamatan Jembrana dengan Kecamatan Negara), serta di Pantai Candikusuma (Kecamatan Melaya) dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 2105 orang.

Di sela-sela kegiatan gotong royong itu, nampak hadir, Sekda I Made Sudiada, serta para pimpinan OPD Pemkab Jembrana yang juga bersama-sama ikut berbaur bersama warga bergotong royong melaksanakan bersih-bersih.

Ketua Panitia I Wayan Sudiarta mengaku kalau, Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Jembrana akan terus digelar secara rutin setiap bulan. “Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dan implementasi dari Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 tentang mengurangi sampah plastik yang ada diseluruh Bali dan terus akan rutin dilaksanakan untuk menjaga kebersihan lingkungan . Khusus di Kabupaten Jembrana, kegiatan ini dilaksanakan serentak di 5 lokasi, di antaranya di Pantai Pangkung Jukung (Kec. Pekutatan) berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 200 kg, di Pantai Delodberawah (Kec. Mendoyo) berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 50 kg, di Pantai Yeh Kuning (Kec. Jembrana) berhasil mengumpulkan sampah plastik 90 kg, di Pura Segara Pantai Pengambengan (Kec. Negara) berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 179 kg, dan di Pantai Candikusuma (Kec. Melaya) berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 390 kg, dengan total keseluruhan sampah plastik yang terkumpul di 5 lokasi tersebut sebanyak 909 kg”, ujarnya.

“Setelah sampah-sampah yang terdiri dari limbah plastik itu, nanti kita angkut dengan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Dusun Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara.

Lebih lanjut Sudiarta mengingatkan pentingnya pola hidup sehat dengan menjaga lingkungan sekitar, seperti saat ini tengah mewabah deman berdarah, masyarakat diharapkan peduli dengan lingkungan sekitar, dengan rajin membersihan dari timbunan-timbunan sampah plastik, seperti botol bekas yang didalamnya terdapat genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk, membersihan saluran air, dan menguras bak mandi. "Dengan melakukan
beberapa cara tersebut, kita sudah melakukan pencegahan dini terhadap wabah DBD", tegasnya.

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
DUA WARGANYA POSITIF COVID, BUPATI ARTHA INSTRUKSIKAN PERLUAS PEMANTAUAN
BUPATI ARTHA BAGI-BAGI MASKER DIPASAR TRADISONAL
TANGANI CORONA, PEMKAB JEMBRANA TAMBAH RUANG ISOLASI DAN BERI INSENTIF TENAGA MEDIS
Pemkab Jembrana Keluarkan Edaran , Ngembak Geni Masyarakat Dihimbau Tetap Dirumah
Pemkab Jembrana Gelar Desinfeksi Massal
Pantau Posko Covid 19, Bupati Artha Instruksikan Siaga
ANTISIPASI CORONA, CFD DI JEMBRANA DITIADAKAN SEMENTARA

Berita OPD

Protokol Covid 19...

Satuan Tugas Penanggulangan Corona Virus Desease (COVID-19) Kabupaten Jembrana telah menetapkan protokol yaitu.. ... selengkapnya...

Posted: 23 Mar 2020 by kominfo (dilihat 288 kali)



Web Links
border='0'border='0'border='0'border='0'