• bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
    Pura Jagat Natha,

    sebagai lokasi dari Kebun Raya Jagatnatha yang akan dibangun dengan konsep tematik

  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

PEMKAB JEMBRANA NGANYARIN DIPURA BLAMBANGAN AGUNG

13 Nov 2017 - Posted by: humas (dilihat 11 kali)

Sehari setelah perayaan Hari Raya Kuningan Bupati I Putu Artha ngaturang bhakti penganyar di Pura Belambangan Agung, Kabupaten Banyuwangi-Jatim, Minggu(12/11).

Didampingi istri, Ny. Ari Sugianti Artha, para asisten serta para pejabat Pemkab, Jembrana, rombongan diterima ketua panitia yang sekaligus pengempon Pura Agung Belambangan, Sarjono.

Dengan tuntunan Ida Peranda Gede Giri Ananda Parwata dari Grya Candikusuma kecamatan Melaya, prosesi persembahyangan berjalan lancar yang diawali “nguncarang(mengucapkan) mantra “puja trisandya disusul pengubhaktian dengan “panca Sembah”.

Usai upacara persembahyangan, Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan punia sebesar Rp. 10 juta yang diterima langsung oleh ketua panitia, Sarjono.


Ketua pengempon pura Belambangan Agung, Sarjono, mengaku kalau upacara piodalan di pura Belambangan Agung menyertakan pengempon dari beberapa kecamatan di Banyuwangi. “Karena piodalan ini cukup besar, maka kami libatkan penyungsung dari beberapa kecamatan di Banyuwangi,"ujarnya.


Sarjono juga mengaku, kalau tingkatan upakara menggunakan upakara bebangkit suci, “Ini upakaranya cukup besar,. Namun demikian kami kombinasikan dengan tatanan upakara Bali dan Jawa. Selama prosesi berjalan, upacara piodalan dipuput oleh sulinggih baik sulinggih dari Banyuwangi juga sulinggih dari Bali, tegasnya.


Usai persembahyanga, Bupati I Putu Artha mengatakan, bhakti penganyar yang dilakukan itu merupakan kewajiban umat khususnya Pemkab. Jembrana dalam upaya syujud bhakti kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa, "ini rutin kita lakukan saat upacara piodalan di pura Belambangan Agung. Dengan melakukan bhakti dan disertai niat yang tulus kita harapkan Ida Betara akan selalu memberikan sinar dan tuntunan kepada umatnya sehingga bisa hidup aman damai dan sejahtera, "pungkasnya(eka/hmsj).


Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
Pejabat Eselon III Jembrana Berebut Jadi "Pemimpin"
Buka Rakor Kepegawaian, Wabup Ingatkan Masalah "Klasik" Pegawai
WABUP KEMBANG : HARAPKAN SEMUA GANG DI KOTA NEGARA DI TATA ASRI
Dukung Ekowisata, Bupati Artha Lepas Liarkan Curik Bali
PARIPURNA DPRD, EKSEKUTIF AJUKAN TIGA RANPERDA
Jembrana Borong Penghargaan di Bidang Kesehatan
Sedot APBD Rp. 2,3 M Lebih, Sirkuit Mekepung Di Pantau Bupati Artha

Berita SKPD


transparansi



Pesan Singkat

transparansi

rencana

realisasi

kinerja

evaluasi

 
Web Links
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'
border='0'