Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

Setelah Pekutatan , Program Ngaben Kolektif Gratis digelar di Kecamatan Negara

07 Nov 2019 - Posted by: humas (dilihat 11 kali)

Pemkab Jembrana bersama Majelis Desa Adat ( MDA ) Kabupaten Jembrana kembali menggelar program ngaben kolektif gratis . Setelah sebelumnya digelar di Kecamatan pekutatan , kamis ( 31/10 ) digelar di Kecamatan Negara , tepatnya didesa Kaliakah .

Bantuan sebesar Rp 200 juta diberikan untuk menggratiskan ngaben massal yang dilaksanakan di masing-masing kecamatan.

Bantuan itu akan diprogramkan setiap tahun, sehingga dapat meringankan beban umat, khususnya dalam pemenuhan sarana prasarana ngaben massal.

Disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, usai menghadiri upacara ngaben massal di desa adat Kaliakah Kangin Kecamatan Negara, kamis ( 24/10) , program ngaben kolektif gratis itu dilaksanakan pertamakali tahun 2019 ini , bertujuan membantu umat. “ Jadi ini program baru tahun ini , tentunya untuk meringankan beban umat. Kita prioritaskan krama miskin. Kita akan laksanakan di tiap kecamatan , dan saat ini sudah terlaksana di Kecamatan Pekutatan serta Kecamatan Jembrana.Untuk kali ini kita selenggarakan di Kecamatan Negara ,” ujar Kembang.

Program itu dikatakan Kembang akan berlanjut setiap tahun. “ Gratis tanpa boleh ada pungutan lainnya. Karena Pemkab Jembrana sudah menanggung biaya-biaya seluruhnya, tinggal partisipasi umat secara kolektif mensukseskannya,” ucapnya.

Ditambahkan Kembang , program ini selain meringankan beban umat , juga karena ngaben dan memukur massal ini sudah menjadi tradisi di Jembrana. “ Kalau mengacu pada visi Bapak Gubernur , program ngaben massal ini termasuk atma kertih . Jadi tidak hanya melaksanakan yadnya , jauh dari itu juga akan menguatkan krama bali. Saling bergotong rotong , warga yang jarang bertemu pada akhirnya bisa akrab, serta menambah persaudaraan , ” cetus Kembang.

Dari tataran pelaksanaan , Ngaben kolektif juga disebutnya lebih efisien waktu dan biaya dari pada digelar secara individu . “ Umat tidak perlu gengsi , tidak perlu juga jor joran , karena esensinya sama sepanjang dilandaskan dengan niat dan pemikiran yang suci melaksanakan yadnya, “ tambah Kembang.

Sementara itu, Ketua Panitia Ngaben Masal Kecamatan Negara , I Made Sudama merasa bersyukur atas program ngaben kolektif gratis ini . ini. Kalau dulu disebutnya masing-masing krama peserta bisa kena Rp 3 juta sekarang semuanya gratis. Krama hanya dibebankan untuk turut serta ngayah serta swadaya membantu persiapan upakara. “ Kalau keluar uang sama sekali tidak kami bebankan , karena kami menghormati yang menjadi aturan pemerintah daerah, “ sebutnya .

Dijelaskannya , semua pembiayaan , baik upacara / upakara sudah termasuk dari dana yang bersumber dari pemkab Jembrana sebesar 200 juta dikelola majelis alit masing-masing . Sama sekali tidak dibenarkan memungut iuran lagi kepada keluarga peserta ngaben , supaya tujuan program , utamanya membantu krama miskin tepat sasaran, , “ kata Sudama.

Pelaksanaan ngaben kolektif dikecamatan Negara , dikatakan Sudama selaku ketua panitia diikuti total 165 peserta .Untuk upacara Nyekah 70 peserta serta Ngelungah 95 peserta. Selain dihadiri Wabup Kembang Hartawan , juga hadir perwakilan Gubernur Bali yang diwakili Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa I Ketut Adiarsa, sera camat Negara I Wayan Andi Suka Anjasmara. ( abhi/ humas Jembrana )

Kembali

Posting Komentar
**
Berita Lainnya
Bupati Artha Sampaikan Tanggapan Atas Pemandangan Umum Fraksi
PATAKA PANJI–PANJI DAN SURAT SAKTI PAHLAWAN I GUSTI NGURAH RAI DITERIMA BUPATI ARTHA
Peringati Maulid Nabi SAW, Wabup Kembang Ajak Teladani Spirit Nabi Muhammad untuk Menjaga Perdamaian
PERINGATAN HARI PAHLAWAN DI JEMBRANA, BUPATI ARTHA INGATKAN GENERASI MUDA TELADANI PERJUANGAN PAHLAWAN
Jelang Musim Hujan, Bupati Artha Ajak Masyarakat Intensifkan Bersih bersih sungai
BUKA TURNAMEN MENEMBAK NGELULU CUP II 2019, BUPATI ARTHA HARAPKAN ATLET BERBAKAT DIINVENTARISIR
BUPATI ARTHA BANTU KENDARAAN OPERASIONAL SUB DENPOM NEGARA

Berita OPD



Web Links
border='0'border='0'border='0'border='0'