Dukung Manajemen Talenta, Bappeda Jembrana Gelar Sosialisasi SIMATA dan Pendampingan Pemutakhiran Data Mandiri di MyASN
Dukung Manajemen Talenta, Bappeda Jembrana Gelar Sosialisasi SIMATA dan Pendampingan Pemutakhiran Data Mandiri di MyASN
Informasi terkini tentang Kabupaten Jembrana
Dukung Manajemen Talenta, Bappeda Jembrana Gelar Sosialisasi SIMATA dan Pendampingan Pemutakhiran Data Mandiri di MyASN
Dalam kunjungannya, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi mendalam kepada regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana, jajaran perangkat desa, serta masyarakat setempat yang bergerak cepat memadamkan api dan langsung bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Kerja sama ini menjadi langkah krusial Pemkab Jembrana dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan taat hukum. Adapun ruang lingkup kesepakatan mencakup tiga domain utama, yakni pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lainnya.
Keunikan utama pada kompetisi ini terletak pada syarat dan ketentuan resep masakan. Seluruh peserta diwajibkan menggali dan mengaplikasikan resep yang bersumber dari buku kuliner legendaris Mustika Rasa—buku kumpulan resep Nusantara yang diprakarsai oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Melalui panduan resep historis tersebut, para peserta berhasil menghidangkan berbagai kreasi olahan pangan lokal yang tidak hanya lezat tetapi juga bergizi, beragam, aman dan seimbang.
Keberhasilan meraih empat trofi tertinggi secara maraton dalam kurun waktu kurang dari satu bulan ini membuktikan kapasitas Boy Darmanta sebagai salah satu pembalap muda paling potensial yang dimiliki Jembrana di kancah motocross nasional
Standar pendidikan yang diterapkan Fuji Academy dalam mempersiapkan para CPMI Tokutei Ginou memakan waktu total sekitar 6 bulan. Dalam rentang waktu tersebut, peserta diwajibkan menguasai sejumlah kompetensi. Seperti penguasaan Bahasa Jepang dasar setara level N5 (internal Fuji Academy). Sertifikasi resmi bahasa Jepang JFT-Basic N4 dan Sertifikasi Keahlian (SSW) sesuai dengan bidang keahlian kerja yang dilamar di Jepang.
Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat sekaligus program prioritas pembangunan di Jembrana. Di tengah tantangan pertanian yang semakin kompleks—seperti keterbatasan tenaga kerja, alih fungsi lahan, ketersediaan air irigasi, dan perubahan iklim—kehadiran teknologi alsintan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil tani.
Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh sekadar menjadi momentum seremonial belaka, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
Pelantikan kepengurusan baru APINDO Jembrana diharapkan menjadi momentum memperkuat peran organisasi dalam mendampingi pelaku usaha, memperluas jejaring kemitraan, serta menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan daya saing dunia usaha di Kabupaten Jembrana. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan sektor swasta, pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.